ANTRAKNOSA PADA CABAI PDF

Baca Nanti Penyakit Antraknosa pada Cabai Setiap musim mempunyai tantangan tersendiri bagi para petani. Pada musim kemarau biasanya banyak terjadi ledakan hama, sedangkan pada musim hujan banyak terjadi ledakan penyakit terutama yang berkaitan dengan bakteri dan jamur. Kondisi lingkungan yang lembab dan basah menjadi kondisi yang nyaman bagi perkembangan patogen atau sumber penyakit. Ketika musim penghujan tiba, akan terlihat banyak penyakit bermunculan, antraknosa salah satunya.

Author:Kigagal Grorr
Country:Italy
Language:English (Spanish)
Genre:Education
Published (Last):12 March 2005
Pages:94
PDF File Size:8.98 Mb
ePub File Size:6.83 Mb
ISBN:143-8-85175-624-1
Downloads:10929
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Vudotaxe



Baca Nanti Penyakit Antraknosa pada Cabai Setiap musim mempunyai tantangan tersendiri bagi para petani. Pada musim kemarau biasanya banyak terjadi ledakan hama, sedangkan pada musim hujan banyak terjadi ledakan penyakit terutama yang berkaitan dengan bakteri dan jamur. Kondisi lingkungan yang lembab dan basah menjadi kondisi yang nyaman bagi perkembangan patogen atau sumber penyakit. Ketika musim penghujan tiba, akan terlihat banyak penyakit bermunculan, antraknosa salah satunya.

Hingga saat ini antraknosa patek masih menjadi penyakit utama pada tanaman cabai, karena penyakit ini sangat susah sekali untuk dikendalikan.

Penyakit antraknosa pada cabai disebabkan oleh jamur Colletotrichum capsici. Jamur Colletotrichum capsici dapat bertahan hidup di dalam tanah, sisa-sisa tanaman atau buah yang telah terinfeksi. Sementara penularan penyakit antraknosa dapat disebabkan oleh hembusan angin, alat-alat pertanian, percikan air hujan dan penyemprotan pestisida, serta manusia. Antraknosa umumnya menyerang hampir di semua bagian tanaman, mulai dari ranting, cabang, daun hingga buah. Fase serangannya pun beragam, bisa dimulai dari fase vegetatif perkecambahan atau pun fase generatif pembuahan.

Gejala yang terlihat apabila tanaman terinfeksi oleh penyakit ini adalah pada buah terdapat tanda bercak melingkar cekung berwarna coklat pada pusatnya serta berwarna coklat muda pada sekeliling lingkarannya. Pada perkembangannya, bercak tersebut akan meluas kemudian menyebabkan buah membusuk, kering dan jatuh.

Pengendalian penyakit antraknosa ini dapat dilakukan dengan beberapa cara, diantaranya adalah: Menggunakan bibit yang sehat Menggunakan lahan yang bukan bekas dari tanaman famili solanaceae seperti terong, tomat, paprika dll Melakukan perempelan tunas air, penyiangan dan pengaturan genangan air.

Semua cara tersebut merupakan bagian dari tindakan pencegahan, yang ditujukan agar lingkungan sekitar tanaman tidak lembab, mengingat antraknosa disebabkan oleh jamur yang perkembangannya sangat didukung oleh lingkungan yang lembab. Menggunakan jarak tanam yang agak lebar, sekitar cm dan ditanam secara zig-zag.

Ini bertujuan untuk mengurangi kelembaban udara serta menjadikan sirkulasi udara lancar karena jarak antar tanaman semakin lebar. Disamping itu penggunaan mulsa plastik dapat mencegah persebaran spora melalui percikan air hujan. Menambahkan pupuk yang mengandung unsur kalsium tinggi. Pemberian kalsium dapat membuat dinding sel tanaman menjadi lebih kuat dan lebih susah ditembus oleh jamur.

Pemberian kalsium dapat dilakukan dengan cara pengocoran dolomit CaMg CO3 2 Alternatif pengendalian terakhir bisa dilakukan dengan menggunakan fungisida kontak seperti mankozeb, propineb, klorotalonil, dan tembaga hidroksida.

Atau dengan fungisida sistemik seperti benomil, metalaksil, dimetomorf, difenokonazol, tebukonazol, dsb Selain pada tanaman cabai, tanaman lain yang bisa menjadi inang penyakit antraknosa adalah tomat, bawang merah, melon, semangka, buncis, paprika, buah naga, dsb.

LUHA NG BUWAYA NI AMADO HERNANDEZ PDF

Jurnal Doc : penyakit antraknosa pada cabai pdf

Antraknosa pada cabai adalah penyakit tanaman cabai yang disebabkan oleh cendawan atau camur Colletotrichum capsici. Selain dikenal sebagai antraknosa, penyakit ini juga dikenal sebagai cacar buah, busuk buah atau pathek. Busuk buah pada tanaman cabai juga disebabkan oleh cendawan atau jamur. Genus jamurnya adalah Colletotrichum spp. Namu secara spesifik lebih banyak ditemukan dari jenis C.

CAO BEROEPSGOEDERENVERVOER 2012 PDF

Penyebab dan Cara Mengatasi Penyakit Antraknosa (Patek) Pada Tanaman Cabai

Pada musim kemarau biasanya terjadi banyak ledakan hama, dan pada musim hujan terjadi ledakan penyakit terutama yang berkaitan dengan jamur. Kondisi lingkungan yang lembab dan basah tentu menjadi kondisi yang nyaman bagi perkembangan patogen atau sumber penyakit. Kini, menghadapi musim penghujan sudah terlihat banyak penyakit akibat jamur mulai bermunculan, penyakit antraknosa salah satunya. Penyakit ini perlu perhatian khusus karena dampak yang ditimbulkan cukup ngeri-ngeri sedap. Penyakit antraknosa, atau antraknose atau patek ini hampir selalu menyerang pada saat musim tanam, terutama pada tanaman cabe atau tomat yang sudah besar buahnya. Bayangin aja sobat BT, buah yang sebentar lagi akan dipetik tiba-tiba busuk dan mengering. Impian akan hasil usaha keras dan pengorbanan musnah begitu saja.

TRISTESSA JACK KEROUAC PDF

Antraknosa Pada Cabai & 4 Metode Mengatasi Yang Berbeda

Patek pada cabai biasanya ditandai dengan munculnya lesi atau spot pembusukan pada bagian kulit luar buah, dan jika gejala ini dibiarkan, lama kelamaan menyebabkan kebusukkan pada seluruh bagian. Penyakit paket cabai dapat menyebabkan kerugian bagi petani, untuk itu kita perlu mengetahui cara mengatasi penyakit Antraknosa Patek Pada Tanaman Cabe. Penyakit patek adalah penyakit tanaman yang disebabkan oleh cendawan jamur pathogen yaitu jamur Colletotrichum capsici. Selain itu, jamur Colletotrichum capsici juga bertahan hidup didalam tanah, dengan sisa-sisa tanaman atau buah yang telah terinfeksi, ini menjadi salah satu penyebab penyakit ini sulit dikendalikan. Sedangkan untuk penularannya, penyakit Antraknosa Patek cabai dapat disebabkan oleh hembusan angin, alat-alat pertanian, percikan air hujan dan penyemprotan pestisidan serta manusia. Pada jamur Colletotricum capsici biasanya bekerja dari bagian tengah buah cabai dan menyerang cabai yang sudah tua atau matang.

ALBERTO MARINI MIENTRAS DUERMES PDF

Jurnal Doc : jurnal antraknosa pada cabai pdf

.

Related Articles