WIRID HIDAYAT JATI PDF

Kanjeng Susuhunan di Giri Kadhaton, ajarannya tentang bisikan adanya Dzat. Kanjeng Susuhunan di Tandhes, ajarannya tentang wedharan keberadaan Dzat 3. Kanjeng Susuhunan di Majagung, ajarannya tentang keleluasaan keberadaan Dzat. Kanjeng Susuhunan di Bonang, ajarannya tentang terbukannya tata mahliga di dalam Betal makmur.

Author:Dounris Gardatilar
Country:Saudi Arabia
Language:English (Spanish)
Genre:Photos
Published (Last):11 July 2019
Pages:289
PDF File Size:11.87 Mb
ePub File Size:1.31 Mb
ISBN:940-6-61996-633-7
Downloads:21924
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Mezinris



Nah, kebatinan adalah upaya melestarikan kebudayaan kejawen pada bidang spiritual. Munculnya berbagai macam aliran kebatinan yang demikian banyak jumlahnya membuat perbendaharaan ilmu jawa semakin lengkap. Kali ini saya akan membahas salah satu aliran kebatinan yang di didirikan oleh salah satu keturunan pujangga yang berasal dari Surakarta, yang bernama Ronggowarsito. Seperti yang sudah saya bahas dalam Biografi singkat Ronggowarsito , beliau adalah pujangga yang memiliki banyak sekali sastra jawa tentang kehidupan.

Kebanyakan isi dari serat Hidayat jati ini mengajarkan tentang Tasawuf. Hidayat jati disusun dalam bentuk prosa Jarwo , berisi ajaran mistik yang sangat lengkap. Serat ini menerangkan secara lengkap tata cara mengajarkan ilmu makrifat untuk kesempurnaan hidup seperti yang disebutkan oleh para wali. Kemudian setelah sampai zaman Mataram, Sultan Agung Anyakrakusuma berkeinginan menghimpun kedelapan tingkat ajaran tersebut supaya benar isi maksudnya. Wejangan yang telah disatukan tadi semuanya bersumber dari kutipan-kutipan kitab tasawuf.

Masing-masing bersandar pada dalil ilmu sebagai petunjuk dalam menjelaskann firman Tuhan Yang Maha Suci, bahwa manusia adalah cerminan diri Tajalli Zat Yang Esa.

Itulah yang menjadi inti ilmu makrifat, seperti yang diajarkan para Nabi dan para wali zaman dahulu. Wirid Hidayat jati Konsep Tuhan di dalam Wirid Hidayat Jati Sebagaimana telah dikemukakan bahwa Wirid Hidayat Jati berisi ajaran delapan orang wali dari tanah Jawa, yang telah dikumpulkan menjadi satu.

Ajarannya terbagi menjadi delapan wejangan atau delapan dalil. Sesungguhnya tidak ada apa-apa, karena ketika masih dalam keadaan kosong, belum ada sesuatu, yang pertama ada adalah Aku, tidak ada Tuhan kecuali Aku, hakikat Zat yang Mahasuci, yang meliputi sifat-Ku, yang menyertai nama-Ku, yang menandai perbuatan-Ku. Sifat menyertai nama, seumpama matahari dengan sinarnya, pasti tidak dapat dibedakan.

Nama menandai perbuatan, seumpama cermin, orang yang bercermin dengan bayangannya, pasti bayangannya akan mengikuti segala tingkah laku orang yang bercermin Adapun perbuatan menjadi wahana Zat, seumpama samudera dengan ombaknya, pasti keadaan ombak mengikuti samuderanya. Yang sudah saya bahas pada artikel Martabat Tujuh. Itulah hakikat Zat mutlak yang qadim, hakikatZat yang pasti paling dahulu, yaitu zat atma yang menjadi wahana alam Ahadiyah.

Diceritakan dalam hadis, seperti burung merak, berada dalam permata putih, pada arahsajaratul yakin. Diceritakann dalam hadis, kandil berupa permata yang berkilauan cahayanya, tergantung tanpa ikatan. Itulah hakikat angan-angan yang diakui sebgai bayangan Zat, sebagai pemangku atma, menjadi wahana alam mitsal. Diceritakan dalamm hadis, dharrah memiliki sinar neraneka warna, satu tempat dengan malaikat. Diceritakan dalam hadis, hijab timbul dari permata beraneka warna, ketika bergerak menimbulkan buih, asap dan air.

Penciptaan manusia selanjutnya di dalam Wirid Hidayat Jati diterangkan sebagai berikut. Sesungguhnya Aku menciptakan Adam berasal dari empat unsur: Tanah,.

ASTM E331 PDF

Serat Wirid Hidayat Jati Raden Ngabehi Ronggowarsito

Kepala : Bentuk lahiriah Baitul Makmur. Otak : Keadaan kontha, narik kejelasan cahaya, merupakan pembuka Dzat. Manik : Keadaan pramana, menjelaskan warna, menjadi pangkal penglihatan. Budi : Keadaan pranawa, memperjelas kehendak, menjadi pangkal pembicaraan. Nafsu : Keadaan hawa, memperjelas nyawa, menjadi pangkal pendengaran.

GAC ESD5111 PDF

Manawa wis mangkono, adat pada sanalika bae kayektenan kang dadi tandane, nuli panariking napas katurunake metu ing leng grana karo pisan kang alon aja nganti kasusu, ing wekasan pasrah analangsa marang Dzat kita dewe. Mungguh patraping panekungan iku prayogane bisaa kalakon ing saben sasi sapisan, arane amung saben ing dina ijabah bae aja nganti katowangan kelalen , sabab ing kono waktuning katarima saliring panuwun, kaya kang kasebut kapratelakake ing ngisor iki. Sasi Muharram, ijabahe tanggal kaping 9, karo tanggal kaping Sasi Mulud, ijabahe tanggal kaping Sasi Rejeb, ijabahe tanggal kaping

JENNIFER FALLON WARLORD PDF

Sekedar berbagi wejangan asli semata, mengenai penjabarannya, silakan teman-teman mencari Guru Spiritual yang mumpuni. Para Wali yang berkenan mewedarkan wejangan ilmu Makrifat, hanya ada Delapan orang, mereka adalah sebagai berikut : 1. Ada Delapan Wali yang berkenan mewejangkan intisari ilmu makripat, mereka-mereka adalah sebagai berikut : 1. Semua wejangan yang sudah disebut diatas, sesungguhnya intinya sama. Walaupun dijabarkan dalam berbagai tingkatan, sesungguhnya semua merupakan satu kesatuan utuh. Jelasnya sengaja dipisah-pisah hanya untuk sekedar mempermudah pemahaman saja. Agar yang mempelajari bisa mencari sendiri inti sari wejangan yang sudah dipecah-pecahkan ini.

Related Articles