MAKALAH STOIKIOMETRI PDF

Dari pernyataan ini ditentukan bahwa pada keadaan STP 0o C 1 atm 1 mol setiap gas volumenya Persamaan Reaksi 1. Jenis unsur-unsur sebelum dan sesudah reaksi selalu sama 2. Jumlah masing-masing atom sebelum dan sesudah reaksi selalu sama 3. Perbandingan koefisien reaksi menyatakan perbandingan mol khusus yang berwujud gas perbandingan koefisien juga menyatakan perbandingan volume asalkan suhu dan tekanannya sama Langkah-Langkah Penulisan Persamaan Reaksi a. Nama-nama reaktan dan hasil reaksi dituliskan.

Author:Samule Brakinos
Country:Malawi
Language:English (Spanish)
Genre:Sex
Published (Last):11 September 2004
Pages:99
PDF File Size:3.15 Mb
ePub File Size:12.24 Mb
ISBN:394-6-56402-603-6
Downloads:14525
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Tule



Rasyid Indrawan NIM. Makalah ini secara garis besar membahas mengenai stoikiometri dalam ilmu kimia. Dalam penulisan makalah ini, penulis mengucapkan terima kasih kepada Bapak Drs. Rusydi Ahmad, M. Hum sebagai dosen mata kuliah Bahasa Indonesia yang senantiasa memberikan petunjuk, arahan, dan motivasi selama mengikuti mata kuliah Bahasa Indonesia.

Dengan segala kerendahan hati, penulis menyadari makalah ini masih jauh dari sempurna. Oleh sebab itu saran dan kritik yang berguna bagi kesempurnaan makalah ini sangat diharapkan. Latar Belakang Rumusan Masalah Hukum-Hukum Dasar Kimia Persamaan Reaksi Konsep Mol Rumus Molekul dan Rumus Empiris Pereaksi Pembatas Latar Belakang Dalam kehidupan sehari-hari kita pernah melihat sesorang yang sedang membuat kue.

Perlu diketahui bahwa kue dibuat menurut resep atau formula tertentu, yaitu perbandingan antara bahan-bahan yang diperlukan. Hal yang kira-kira sama juga berlaku dalam reaksi kimia.

Setiap senyawa kimia memiliki komposisi tertentu. Sehingga, untuk membuat suatu senyawa melalui reaksi kimia, harus diperhitungkan campuran bahan-bahan dalam perbandingan tertentu. Hal inilah yang menjadi pembahasan dalam makalah ini. Hal-hal yang akan dibahas yaitu tentang perbandingan unsur-unsur dalam senyawa, serta perbandingan zat-zat dalam reaksi kimia. Hal yang pertama kita sebut stoikiometri senyawa, sedangkan yang kedua kita sebut stoikiometri reaksi.

Istilah stoikiometri berasal dari bahasa Yunani, yaitu dari kata stoicheion yang berarti unsur, dan metron yang berarti mengukur. Jadi, stoikiometri berarti perhitungan kimia. Konsep-konsep yang mendasari perhitungan kimia adalah massa atom relatif, rumus kimia, persamaan reaksi, dan konsep mol.

Oleh karena itu, sebelum masuk ke dalam perhitungan kimia, akan dibahas berbagai konsep tersebut. Rumusan Masalah Rumusan masalah dari makalah ini adalah: 1 Apa-apa saja hukum-hukum dasar dalam perhitungan kimia? Tujuan Setelah membahas makalah ini pembaca diharapkan : 1. Memahami hukum-hukum dasar kimia dan penerapannya dalam perhitungan kimia stoikiometri.

Mampu mendeskripsikan tata nama senyawa anorganik dan organik sederhana serta persamaan reaksinya. Mampu membuktikan dan mengomunikasikan berlakunya hukum-hukum dasar kimia melalui percobaan serta menerapkan konsep mol dalam menyelesaikan perhitungan kimia.

Hukum — Hukum Dasar Kimia 1. Hukum Perbandingan Tetap Hukum Proust "Perbandingan massa unsur-unsur dalam tiap-tiap senyawa adalah tetap" Contoh soal: a. Hukum Gay-Lussac "Volume gas-gas yang bereaksi dan volume gas-gas hasil reaksi bila diukur pada suhu dan tekanan yang sama, akan berbanding sebagai bilangan bulat dan sederhana". Hukum Avogadro "Pada suhu dan tekanan yang sama, gas-gas yang volumenya sama mengandung jumlah mol yang sama".

Dari pernyataan ini ditentukan bahwa pada keadaan STP 0 oC 1 atm 1 mol setiap gas, volumenya 22,4 liter. Volume ini disebut sebagai volume molar gas. Contoh soal: Berapa volume 8,5 gram amoniak NH3 pada suhu 27 oC dan tekanan 1 atm? Persamaan Reaksi Persamaan reaksi mempunyai sifat: 1. Jenis unsur-unsur sebelum dan sesudah reaksi selalu sama. Jumlah masing-masing atom sebelum dan sesudah reaksi selalu sama. Perbandingan koefisien reaksi menyatakan perbandingan mol khusus yang berwujud gas perbandingan koefisien juga menyatakan perbandingan volume asalkan suhu dan tekanannya sama.

Langkah-langkah penulisan persamaan reaksi: 1. Nama-nama reaktan dan hasil reaksi dituliskan. Penulisan ini disebut persamaan sebutan. Tuliskan persamaan reaksi dengan menggunakan lambang-lambang, yaitu rumus-rumus kimia zat, dan wujud reaksi.

Penulisan ini disebut persamaan kerangka. Setarakan persamaan kerangka tersebut sehingga diperoleh persamaan reaksi setara yang disebut persamaan kimia. Penyetaraan persamaan reaksi sesuai dengan hukum kekekalan reaksi Lavoisier dan teori atom Dalton. Menurut hukum Lavoisier, pada reaksi kimia tidak terjadi perubahan massa. Artinya, jumlah dan jenis atom di ruas kiri reaktan sama dengan jumlah dan jenis atom di ruas kanan hasil reaksi.

Sesuai teori atom Dalton, dalam reaksi kimia tidak ada atom yang hilang atau tercipta, yang terjadi hanyalah penataan ulang atom-atom reaktan membentuk susunan baru, yaitu hasil reaksi. Agar jenis dan jumlah atom di ruas kiri sama dengan di ruas kanan, persamaan reaksi disetarakan diseimbangkan dengan cara mengatur angka di depan reaktan dan hasil reaksi.

Angka yang diberikan di depan reaktan dan hasil reaksi disebut koefisien. Angka satu sebagai koefisien tidak dituliskan. Oleh karena itu persamaan reaksi dapat dituliskan sebagai berikut. Tahap-tahap penyetaraan persamaan reaksi dapat dilakukan dengan: 6 1.

Tuliskan persamaan kerangka, yaitu persamaan reaksi yang belum setara, dengan reaktan di ruas kiri dan hasil reaksi di ruas kanan. Setarakan reaksi dengan mengatur koefisien reaktan dan hasil reaksi yang lain. Massa 1 mol zat disebut sebagai massa molar zat. Contoh soal: Berapa molekul yang terdapat dalam 20 gram NaOH? Jawab: 1 mol timbal dioksida tersusun oleh 1 mol timbal dan 2 mol atom oksigen atau 1 mol molekul oksigen, O2. Masa Atom dan Masa Rumus a.

Massa Atom Massa atom didefinisikan sebagai massa suatu atom dalam satuan atomic mass unit amu atau satuan massa atom sma. Satu amu didefinisikan sebagai kali massa satu atom C Karbon adalah salah satu isotop karbon yang memiliki 6 proton dan 6 neutron.

Unsur ini dijadikan sebagai standar pembanding sebab unsur ini memiliki sifat yang sangat stabil dengan waktu paruh yang panjang. Dengan menetapkan massa atom C sebesar 12 sma, kita dapat menentukan massa atom unsur lainnya. Dengan perhitungan serupa, dapat diperoleh massa satu atom oksigen adalah 16,00 sma dan massa satu atom besi adalah 55,85 sma.

Hal ini berarti bahwa satu atom besi memiliki massa hampir 56 kali massa satu atom hidrogen. Massa Atom Relatif Ar Massa atom unsur sebenarnya belum dapat diukur dengan alat penimbang massa atom, karena atom berukuran sangat kecil.

Massa atom unsur ditentukan dengan cara membandingkan massa atom rata-rata unsur tersebut terhadap massa rata-rata satu atom karbon sehingga massa atom yang diperoleh adalah massa atom relatif Ar.

Massa Molekul Relatif Unsur dan senyawa yang partikelnya berupa molekul, massanya dinyatakan dalam massa molekul relatif Mr. Pada dasarnya massa molekul relatif Mr adalah perbandingan massa rata-rata satu molekul unsur atau senyawa dengan massa rata-rata satu atom karbon Jenis molekul sangat banyak, sehingga tidak ada tabel massa molekul relatif.

Akan tetapi, massa molekul relatif dapat dihitung dengan menjumlahkan massa atom relatif atom-atom pembentuk molekulnya. Massa rumus relatif dihitung dengan cara yang sama dengan seperti perhitungan massa molekul relatif, yaitu dengan menjumlahkan massa atom relatif unsur-unsur dalam rumus senyawa itu.

Massa Molar Telah diketahui bahwa satu mol adalah jumlah zat yang mengandung partikel atom, molekul, ion sebanyak atom yang terdapat dalam 12 gram karbon dengan nomor massa 12 karbon, C Sehingga terlihat bahwa massa 1 mol C adalah 12 gram. Massa 1 mol zat disebut massa molar.

Massa molar sama dengan massa molekul relatif Mr atau massa atom relatif Ar suatu zat yang dinyatakan dalam gram. Pada keadaan STP, 1 mol gas oksigen sama dengan 22,4 liter. Avogadro yang menyatakan bahwa pada suhu dan tekanan yang sama, gas-gas yang bervolume sama mengandung jumlah molekul yang sama. Apabila jumlah molekul sama maka jumlah molnya akan sama. Sehingga, pada suhu dan tekanan yang sama, apabila jumlah mol gas sama maka volumenya pun akan sama. Rumus Molekul dan Rumus Empiris Rumus kimia menunjukkan jenis atom unsur dan jumlah relatif masing- masing unsur yang terdapat dalam zat.

Banyaknya unsur yang terdapat dalam zat ditunjukkan dengan angka indeks. Rumus kimia dapat berupa rumus empiris dan molekul. Rumus empiris, rumus yang menyatakan perbandingan terkecil atom-atom dari unsur-unsur yang menyusun senyawa.

Rumus molekul, rumus yang menyatakan jumlah atom-atom dari unsur-unsur yang menyusun satu molekul senyawa. Tentukan rumus empiris dan rumus molekul senyawa itu! Rumus kimia senyawa kristal padat sudah diketahui. Jadi pada dasarnya penentuan rumus hidrat adalah penentuan jumlah molekul air kristal H2O atau nilai x. Secara umum, rumus hidrat dapat ditulis sebagai: Rumus kimia senyawa kristal padat : x.

Contoh soal: 5,0 gram hidrat dari tembaga II sulfat dipanaskan sampai semua air kristalnya menguap. Jika massa tembaga II sulfat padat yang terbentuk 3,20 gram. Tentukan rumus hidrat tersebut! Molaritas Larutan merupakan campuran antara pelarut dan zat terlarut.

Jumlah zat terlarut dalam larutan dinyatakan dalam konsentrasi.

BE MINE GWENDOLYN CEASE PDF

Stoikiometri – Materi, Pengertian, Rumus, Contoh Soal

Latar Belakang Dalam kehidupan sehari-hari kita pernah melihat sesorang yang sedang membuat kue. Perlu diketahui bahwa kue dibuat menurut resep atau formula tertentu, yaitu perbandingan antara bahan-bahan yang diperlukan. Hal yang kira- kira sama juga berlaku dalam reaksi kimia. Setiap senyawa kimia memiliki komposisi tertentu. Sehingga, untuk membuat suatu senyawa melalui reaksi kimia, harus diperhitungkan campuran bahan-bahan dalam perbandingan tertentu. Hal inilah yang menjadi pembahasan dalam makalah ini.

GUMBORO DISEASE IN POULTRY PDF

Stoikiometri di dasarkan pada hukum dasar kimia, yaitu hukum kekekalan massa, hukum perbandingan tetap, dan hukum perbandingan berganda. Stoikiometri gas ialah suatu bentuk khusus, di mana reaktan dan produknya seluruhnya merupakan gas. Di dalam kasus ini, koefisien zat yang menyatakan perbandingan mol dalam stoikiometri reaksi sekaligus menyatakan perbandingan volume antara zat-zat yang terlibat. Konsentrasi larutan bisa dinyatakan dalam molaritas. Molaritas M didefinisikan sebagai jumlah mol zat terlarut per liter larutan Dasar Stoikiometri Gas Ideal Volum molar, di definisikan sebagai volum dari 1 mol entitas atom, ion, molekul, unit formula dari materi. Di dalam contoh di atas, nitrogen dan hidrogen bereaksi untuk membentuk amonia, reaksi stoikiometri menggambarkan rasio molekul nitrogen, hidrogen dan amonia 1: 3: 2.

Related Articles