GASTON NAESSENS PDF

Stephen Barrett, M. However, his theories clash with what is known, and no evidence exists that X is effective. CERBE claims that X can be used for prevention as well as for treatment — with 1 to 3 cycles recommended for prevention and a minimum of 6 to 8 cycles for curative purposes. Naessens provides professional seminars, private courses, and public conferences through the International Academy of Somatidian Orthobiology, which he and his wife founded in Background History In , the American Cancer Society published a detailed report on its investigation of Naessens [3]. The report stated: Naessens had proposed two treatments for cancer and leukemia.

Author:Vudozil Mebei
Country:Singapore
Language:English (Spanish)
Genre:Video
Published (Last):15 November 2007
Pages:270
PDF File Size:15.2 Mb
ePub File Size:1.74 Mb
ISBN:678-2-38933-699-5
Downloads:49480
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Mulkree



Gaston Naessens adalah seorang insinyur biologi tanpa ijasah resmi dan sukses menciptakan sebuah mikroskop revolusioner yang dia namakan Somatoscope. Mikroskop hebat ini mampu mengamati benda hidup yang belum tercemar. Naessens telah melakukan terobosan menakjubkan di dunia mikrobiologi, meskipun masih ada yang meyakini bahwa apa yang telah dilakukan oleh Naessens dengan somatoscope-nya adalah sesuatu yang mustahil. Naessens dilahirkan di Roubaix, Perancis tahun Di masa kecilnya, Naessens sudah terlihat bakatnya sebagai seorang pencipta dan penemu.

Setelah lulus dari College Universitaire de Marcq-en-Baroel sebuah college preparatory school di Perancis , Naessens melanjutkan pendidikannya dengan belajar fisika, kimia, dan biologi di University of Lille. Ketika Nazi menyerang dan menjajah Perancis selama Perang Dunia II , Naessens muda bersama teman-teman kuliahnya diasingkan ke Perancis bagian selatan.

Ketika Perang Dunia II berakhir, Naessens memperoleh ijasah langka dari Union Nationale Scientifique Francaise, sebuah lembaga pendidikan non formal yang ada semasa di daerah pengasingan. Sayangnya, ijasah ini dinyatakan tidak berlaku oleh pemerintah Perancis kala itu. Akibatnya, Naessens dianggap belum pernah memiliki ijasah pendidikan tinggi.

Meski ijasahnya dianggap abal-abal, Naessens tetap bersemangat untuk terus berkarya. Pada usia 21 tahun tepat 25 tahun setelah Royal Rife berhasil menciptakan mikroskop yang mampu melihat virus hidup-hidup , Naessens memiliki gagasan untuk menciptakan mikroskop model baru yang mampu melihat dunia mikro biologi lebih dalam lagi. Dalam menggambar rancangan mikroskopnya, Naessens bekerjasama dengan beberapa orang asisten teknis asal dari sebuah desa di Jerman, dimana perusahaan optik terkenal Leitz berada sebelum Perang Dunia II.

Para asisten tersebut membantu Naessens terutama dalam hal penyusunan lensa-lensa dan cermin-cermin, sedangkan manipulasi elektronik untuk sumber cahayanya merupakan ciptaan Naessens sendiri. Kemudian untuk konstruksi seluruh bodi mikroskop dikerjakan di Perancis oleh Barbier-Bernard et Turrene sebuah perusahaan kontraktor militer dan spesialis teknik.

Somatoscope memiliki resolusinya angstroms atau 30 ribu kali pembesaran. Kapasitas resolusi dan pembesaran seperti itu telah mengungkap sebuah dunia baru di dalam setetes darah manusia. Naessens melihat bahwa dalam setetes darah manusia itu ternyata penuh dengan sekumpulan mikro-ekologi. Dengan somatoscope, Naessens mampu dengan jelas meneropong dan menggambarkan bentuk-bentuk mikroskopik yang jauh lebih kecil lagi daripada yang telah dilakukan sebelumnya oleh sebuah mikroskop elektron.

Thomas G. Deskripsi Somatoscope oleh Gaston Naessens Somatoscope memungkinkan Naessens menemukan suatu partikel baru di dalam setetes darah manusia yang dia namakan Somatid.

Naessens meyakini bahwa somatid merupakan nenek moyangnya DNA. Somatid adalah partikel ultramikroskopik berjumlah jutaan yang hidup dan berkembang biak serta menyebar di dalam darah manusia, darah hewan, dan bahkan dalam getah pepohonan. Partikel ultramikroskopik ini tampaknya merupakan hal paling mendasar untuk kehidupan.

Somatid bisa tumbuh dan dikembangbiakkan di luar tubuh inangnya in vitro, yaitu pengembangbiakkan bisa dilakukan di dalam laboratorium. Lalu partikel hebat ini terlihat oleh Naessens hidup dalam siklus pleomorphic berubah bentuk.

Di samping itu, Somatid memiliki kemampuan menakjubkan sebagai berikut: Tahan terhadap temperatur karbonisasi derajat celcius bahkan lebih 16 kali berubah bentuk Tidak terpengaruh oleh segala jenis asam. Mampu bertahan hidup dalam radiasi nuklir berkekuatan radioaktif Ketika inangnya mati salah satu contoh inangnya adalah darah di dalam tubuh manusia , somatid akan kembali ke tanah, dimana somatid akan terus hidup selama jutaan tahun ke depan.

Melalui pengamatan ultramikroskopik yang sangat teliti dan eksperimen laboratorium selama bertahun-tahun terhadap siklus kehidupan pleomorphic somatid di dalam darah manusia yang menderita radang sendi, sklerosis ganda, lupus, kanker, dan AIDS, Naessens telah berhasil mengembangkan suatu cara untuk memperbaiki sistem kekebalan tubuh manusia yang rusak dan memperkuatnya.

Cara Naessens ini berbeda sekali dengan kemoterapi dan radioterapi yang justru menghancurkan sistem kekebalan tubuh manusia. Meski begitu, hasil kerja hebat Naessens ini sempat juga menimbulkan masalah bagi diri Naessens sendiri. Nassens diseret ke pengadilan Palais de Justice di Sherbrooke, Quebec, Canada pada 27 Juni dengan tuduhan praktik tanpa ijin. Hal menarik dalam proses pengadilan ini adalah ketika pada hari pertama Naessens datang memenuhi panggilan pengadilan tersebut, Naessens disambut oleh lebih dari orang pengunjuk rasa tepat di depan tangga masuk gedung pengadilan Palais de Justice.

Para pengunjuk rasa tersebut membawa berbagai spanduk dengan tulisan beraneka ragam. Ada pula yang bertuliskan: Thank You Gaston, for having saved my life! Setelah menjalani proses pengadilan yang memakan waktu berbulan-bulan tersebut, Naesses akhirnya dibebaskan dari segala tuduhan.

Naessens meninggal dunia pada bulan Februari di Quebec, Canada dalam usia 94 tahun. Warisan yang ditinggalkan oleh Naessens untuk keluarganya adalah somatoscope beserta laboratorium pribadinya, dan perusahaan farmasi bernama Cerbe Distribution Inc di Quebec.

Pendapat Naessens semasa hidupnya yang layak untuk direnungkan adalah: Quote: Anda harus menyadari bahwa setiap hari tubuh kita sebenarnya menghasilkan sel-sel kanker dalam jumlah yang sangat kecil. Sistem kekebalan tubuh kita yang sehatlah yang menghancurkan sel-sel kanker dalam jumlah sangat kecil tersebut setiap hari.

Steven R.

HIPERTROFIA DEL ANILLO DE WALDEYER PDF

Gaston Naessens

Gaston Naessens adalah seorang insinyur biologi tanpa ijasah resmi dan sukses menciptakan sebuah mikroskop revolusioner yang dia namakan Somatoscope. Mikroskop hebat ini mampu mengamati benda hidup yang belum tercemar. Naessens telah melakukan terobosan menakjubkan di dunia mikrobiologi, meskipun masih ada yang meyakini bahwa apa yang telah dilakukan oleh Naessens dengan somatoscope-nya adalah sesuatu yang mustahil. Naessens dilahirkan di Roubaix, Perancis tahun Di masa kecilnya, Naessens sudah terlihat bakatnya sebagai seorang pencipta dan penemu.

GUNJA PLANT PDF

Dr. Gaston Naessens

And this is so with good reason. For the men of popular fame are busy on popular matters. Roger Bacon c. In paradise, he was bestowed a gift granted to few, one that has allowed him to see far beyond our times and thus to make discoveries that may not properly be recognized until well into the next century.

Related Articles