BENTANG ALAM KARST PDF

Jadi bentang alam Karst adalah bentang alam yang dulunya berada dibawah air laut yang mengalami karstifikasi kemudian mengalami pergerakan lempeng sehingga bentang alam itu berada didaratan. Menurut Jenning didefinisikan sebagai lahan dengan relief dan pola penyaluran yang aneh, berkembang pada batuan yang mudah larut pada air alam dan dijumpai pada semua tempat pada lahan tersebut. Flint dan Skinner mendefinisikan sebagai daerah yang berbatuan yang mudah larut dengan surupan sink dan gua yang berkombinasi membentukk topografi yang aneh peculiar topography dan dicirikan oleh adanya lembah kecil, penyaluran tidak teratur, aliran sungai secara tiba-tiba masuk kedalam tanah meninggalkan lembah kering dan muncul sebagai mata air yang besar. Faktor-faktor yang mempengaruhi bentang alam Karst Faktor Fisik Ketebalan batugamping Perkembangan karst yang baik adalah batu gamping yang tebal, dapat masif atau yang terdiri dari beberapa lapisan dan membentuk unit batuan yang tebal, sehingga mampu menampilkan topografi karst sebelum habis terlarutkan.

Author:Sagul Tokazahn
Country:Croatia
Language:English (Spanish)
Genre:Politics
Published (Last):4 November 2007
Pages:68
PDF File Size:20.1 Mb
ePub File Size:15.21 Mb
ISBN:835-1-74712-853-6
Downloads:22963
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Arataur



Jadi bentang alam Karst adalah bentang alam yang dulunya berada dibawah air laut yang mengalami karstifikasi kemudian mengalami pergerakan lempeng sehingga bentang alam itu berada didaratan. Menurut Jenning didefinisikan sebagai lahan dengan relief dan pola penyaluran yang aneh, berkembang pada batuan yang mudah larut pada air alam dan dijumpai pada semua tempat pada lahan tersebut.

Flint dan Skinner mendefinisikan sebagai daerah yang berbatuan yang mudah larut dengan surupan sink dan gua yang berkombinasi membentukk topografi yang aneh peculiar topography dan dicirikan oleh adanya lembah kecil, penyaluran tidak teratur, aliran sungai secara tiba-tiba masuk kedalam tanah meninggalkan lembah kering dan muncul sebagai mata air yang besar.

Faktor-faktor yang mempengaruhi bentang alam Karst Faktor Fisik Ketebalan batugamping Perkembangan karst yang baik adalah batu gamping yang tebal, dapat masif atau yang terdiri dari beberapa lapisan dan membentuk unit batuan yang tebal, sehingga mampu menampilkan topografi karst sebelum habis terlarutkan.

Namun yang paling baik adalah batuan yang masif, karena pada batugamping berlapis biasanya terdapat lempung yang terkonsentrasi pada bidang perlapisan, sehingga mengurangi kebebasan sirkulasi air untuk menembus seluruh lapisan. Porositas dan permeabilitas Berpengaruh dalam sirkulari air dalam batuan. Semakin besar porositas sirkulasi air akan semakin lancar sehingga proses karstifikasi akan semakin intensif.

Intensitas struktur kekar zona kekar adlah zona lemah yang mudah mengalami pelarutan dan erosi sehingga dengan adanya kekar dalam batuan, proses pelarutan berlangsung intensif. Kekar yang baik untuk proses karstifikasi adalah kekar berpasangan kekar gerus , karena kekar tsb berpasangan sehingga mempertinggi porositas dan permeabilitas.

Namun apabila intensitas kekar sangat tinggi batuan akan mudah tererosi atau hancur sehingga proses karstifikasi terhambat. Kondisi kimia media pelarut, dalam proses karstifikasi media pelarutnya adalah air, kondisi kimia air ini sangat berpengaruh terhadap proses karstifikasi. Kalsit sulit larut dalam air murni, tetapi mudah larut dalam air yang mengandung asam. Air hujan mengikat CO2 di udara dan dari tanah membentuk larutan yang bersifat asam yaitu asam karbonat H2CO3.

Larutan inilah yang sangat baik untuk melarutkan batugamping. Faktor biologis Aktivitas tumbuhan dan mikrobiologi dapat menghasilkan humus yang menutup batuan dasar, mengakibatkan kondisi anaerobic sehingga air permukaan masuk ke zona anaerobic, tekanan parsial CO2 akan meninggkat sehingga kemampuan melarutkannya juga meningkat. Faktor iklim dan lingkungan Kondisi lingkungan yang mendukung adalah adanya lembah besar yang mengelilingi tempat yang tinggi yang terdiri dari batuan yang mudah larut batugamping yang terkekarkan intensif.

Kondisi lingkungan di sekitar batugamping harus lebih rendah sehingga sirkulasi air berjalan dengan baik, sehingga proses karstifikasi berjalan dengan intensif. Proses Pembentukan Bentang Alam Karst Kondisi batuan yang menunjang terbentuknya topografi karst ada 4, yaitu: Mudah larut dan berada di atau dekat permukaan. Masif, tebal dan terkekarkan. Berada pada daerah dengan curah hujan yang tinggi. Pelarutan pada kedua zona terus berjalan sehingga pada fase ini mulai terbentuk kerucut-kerucut karst pada zona B.

Karena adanya erosi lateral oleh sungai maka zone A berada pada batas permukaan erosi dan pada zona B erosi vertikal telah berjalan lebih lanjut sehingga hanya tinggal beberapa morfologi sisa saja, morfologi sisa ini disebut menara karst. Bentuk-Bentuk Bentangalam Karst: Dapat dikelompokkan menjadi dua macam, yaitu bentuk-bentuk minor dan bentuk-bentuk mayor.

Menurut Bloom : karst minor adalah bentang alam yang tak dapat diamati pada foto udara atau peta topografi. Bentuk-bentuk topografi karst minor adalah : LapiesMerupakan bentuk tak rata pada permukaan batugamping akibat adanya proses pelarutan, penggerusan atau karena proses lain. Klasifikasi Lapies menurut Ritter :. Karst Split Adalah celah pelarutan yang terbentuk dipermukaan.

Kars split sebenarnya merupakan perkembangan dari kars-runnel solution runnel. Bila jumlah kars runnel banyak dan saling berpotongan maka akan membentuk kars split Srijono, dalam Widagdo, Parit Karst Adalah alur pada permukaan yang memanjang membentuk parit. Srijono , mengemukakan bahwa parit kars ini merupakan kars split yang memajang sehingga membentuk parit kars.

Palung Karst Adalah alur pada permukaan batuan yang besar dan lebar, dibentuk oleh proses pelarutan. Kedalamannya dapat mencapai lebih dari 50 cm. Speleothem Adalah hiasan yang terdapat didalam gua yang dihasilkan oleh endapan berwarna putih, bentuknya seperti tetesan air, mengkilat dan menonjol.

Hiasan ini merupakan endapan CaCO3 yang mengalami presipitasi pada saat air tanah yang membawanya masuk kedalam gua Sanders, J. Massif column adalah bila stalagmite dan stalagtit bertemu. Fitokarst Adalah permukaan yang berlekuk-lekuk, dengan lubang-lubang yang saling berhubungan.

Morfologi ini terbentuk karena adanya pengaruh aktifitas biologis yaitu adanya algae yang yang tumbuh didalam batugamping. Bentuk-bentuk bentang alam karst mayor: Surupan doline atau Sinkhole Yaitu depresi tertutup hasil pelarutan denagn diameter mulai dari beberapa meter sampai beberapa kilometer, kedalamannya mencapai ratusan meter dan bentuknya dapat bundar atau lonjong oval , Twidale, Menurut Cvijic, bentuk doline dibedakan menjadi: — Doline Mangkok: perbandingan lebar dan kedalaman dan kemiringan lereng doline berkisar antara Menurut Bogli berdasarkan cara pembentukan genetik , doline dibedakan menjadi: -Doline pelarutan: terbentuk oleh pelarutan yang terkonsentrasi akibat keberadaan kekar,pelebaran pori-pori batuan, dijumpai di sebagian besar awal proses karstifikasi.

Uvala Adalah gabungan beberapa doline sehingga membentuk depresi tertutup besar dan lantai dasarnya tidak rata. Ukuran diameternya berkisar antara 5 — meter dan kedalamannya berkisar antara 1- meter, dindingnya curam 3. Polje Depresi tertutup yang besar dengan lantai dasar dan dinding yang curam, bentuknya tidak teratur dan biasanya memanjang searah jurus perlapisan atau zona lemah structural.

Ciri-ciri polje: Dasar yang rata berupa batuan maupun tertutup sedimen, Cekungan tertutup yang dibatasi perbukitan pada kedua sisi atau salah satu sisinya, Mempunyai drainase karstik, Dasar yang rata mempunyai lebar minimum meter. Klasifikasi Polje: Polje perbatasan: terbentuk apabila sistem hidrologi didominasi oleh sistem alogenik, Polje struktural: terbentuk oleh patahan dengan dasar berupa batuan impermeable, Polje baselevel: terbentuk pada stadium akhir perkembangan karst.

Disamping itu jendela kars dapat pula terbentuk pada atap sungai bawah tanah. Lembah Karst Kars Valley Adalah lembah atau alur yang besar yang terdapat pada lahan karst.

Lembah ini terbentuk oleh aliran air permukaan yang mengerosi batuan yang dilaluinya. Dalam hal ini disebutkan ada empat macam lembah karst, yaitu : Allogenic Valley, yaitu lembah yang bagian hulunya berada pada batuan yang kedap air kemudian masuk kedalam daerah karst. Aliran deras maka lembah yg dibentuk akan panjang.

Lembah Buta Blind Valley , yaitu lembah atau sungai pada lahan kars yang secara tiba-tiba berakhir pada suatu tempat dan biasanya pada akhir lembah ini air permukaan tanah akan masuk kedalam tanah. Lembah in umumnya berbentuk huruf U dan memiliki tebing yang curam, ukurannya tergantung besar kecilnya debit mata air yang keluar.

Sweeting dalam Ritter menyebutkan bahwa panjang lembah ini dapat mencapai 8 km, lebar 1 km dan dalamnya berkisar antara — meter. Lembah Kering Dry Valleys , yaitu lembah yang tidak berfungsi sebagai penyaluran air permukaan kering , karena air hujan yang jatuh dan masuk kedalam lebah ini dengan segera akan meresap kedalam retakan batuan dasarnya. Gua Cave yaitu serambi atau ruangan bawah tanah yang dapat dicapai dari permukaan dan cukup besar bila dimasuki oleh manusia Sanders, Gua teridiri dari rangkaian ruangan sehingga kedalamannya dapat mencapai ratusan meter Lihat gambar V.

Gambar V. Terowongan Yaitu lorong bawah tanah yang terbentuk oleh pelarutan dan penggerusan air tanah atau oleh aliran bawah tanah Von Engeln, Terowongan alam memiliki ukuran yang bervariasi artinya dapat berukuran besar atau kecil.

Sebagai contoh, terowongan di Virginia dapat berukuran mencapai meter, tingginya 23 meter dan lebarnya 40 meter. Menara Karst Bukit sisa pelarutan dan erosi berbentuk menara dengan lereng yang terjal, tegak atau menggantung, terpisah satu dengan yang lain dan dikelilingi oleh dataran alluvial.

Mogote Bukit terjal yang merupakan sisa pelarutan dan erosi, umumnya dikelilingi oleh dataran alluvial yang hampir rata Flat. Vaucluse Gejala karst yang berbentuk lubang tempat keluarnya aliran air tanah.

Turm Karst Lingkungan karst yang berupa bukit-bukit kars Kerucut kars yang saling berhubungan antara satu dengan yang lain. Bagikan ini:.

FWD 50PX1 PDF

Bentang Alam Karst

Istilah ini di negara asalnya tidak berkaitan dengan batugamping dan proses pelarutan. Tetapi saat ini telah digunakan secara internasional sebagai istilah bagi bentuklahan asal proses pelarutan solusional. Pengertian tentang topografi karst yaitu : suatu topografi yang terbentuk pada daerah dengan litologi berupa batuan yang mudah larut, menunjukkan relief yang khas, penyaluran tidak teratur, aliran sungai secara tiba-tiba masuk ke dalam tanah dan meninggalkan lembah kering dan muncul kembali di tempat lain sebagai mata air yang besar. Faktor Fisik Faktor-faktor fisik yang mempengaruhi pembentukan topografi karst meliputi : a. Ketebalan batugamping, yang baik untuk perkembangan karst adalah batu gamping yang tebal, dapat masif atau yang terdiri dari beberapa lapisan dan membentuk unit batuan yang tebal, sehingga mampu menampilkan topografi karst sebelum habis terlarutkan.

FUNCIONES DE LYAPUNOV PDF

Kumpulan Peraturan mengenai Bentang alam Kawasan Karst Gombong Selatan (KKGS)

Adapun proses pembentukan karst atau karstifikasi dipengaruhi oleh dua faktor penentu, yaitu faktor pengontrol yang meliputi batuan mudah larut, curah hujan dan batuan terekspos di ketinggian sirkulasi air dan faktor pendorong yang mencakup temperatur atau suhu dan penutupan lahan. Kedua faktor tersebut berpengaruh pada morfologi medan atau bentang alam karst dan batuan yang mengandung kadar CaCO3 yang tinggi akan mudah larut, curah hujan yang tinggi akan membentuk morfologi endokarst dan eksokarst. Penampakan pada eksokarst berupa doline, uvala, polje, karren dan penampakan endokart berupa terdapatnya gua. Berdasarkan pengertian mengenai karst tersebut di atas, maka danau karst adalah danau yang terbentuk pada daerah batu gamping atau kapur yang mengalami pelarutan sehingga membentuk lahan negatif atau berada di bawah rata-rata permukaan daerah setempat. Danau karst yang memiliki diameter dan luas sekeliling yang kecil disebut dengan doline dan danau karst yang memiliki luas keliling dan diameter yang besar disebut uvala.

IBN ASHUR TAFSIR PDF

Danau Karst : Pengertian – Karakteristik dan Contohnya

Pengertian Bentang Alam Karst 1 Karst adalah istilah dalam bahasa Jerman yang diambil dari istilah Slovenian kuno yang berarti topografi hasil pelarutan solution topography Blomm, Menurut Jenning , dalam Blomm , topografi karst didefinisikan sebagai lahan dengan relief dan pola penyaluran yang aneh, berkembang pada batuan yang mudah larut memiliki derajat kelarutan yang tinggi pada air alam dan dijumpai pada semua tempat pada lahan tersebut. Flint dan Skinner mendefinisikan topography karst sebagai daerah yang berbatuan yang mudah larut dengan surupan sink dan gua yang berkombinasi membentukk topografi yang aneh peculiar topography dan dicirikan oleh adanya lembah kecil, penyaluran tidak teratur, aliran sungai secara tiba-tiba masuk kedalam tanah meninggalkan lembah kering dan muncul sebagai mata air yang besar. Dari sebaran batugamping yang ada, Indonesia merupakan wilayah yang potensial sebagai kawasan kars. Dari kondisi geologinya Indonesia kaya akan batugamping.

Related Articles